Khasiat Seledri bagi Kesehatan

Seledri memiliki nama ilmiah Apium Graveolens dan merupakan tanaman dataran tinggi. Pada dataran tinggi ini, seledri yang tumbuh menghasilkan tangkai daun yang menebal dan warna hijau muda. Apabila di dataran rendah, ukuran batangnya kecil sehingga seluruh bagian tanaman digunakan sebagai penyedap masakan. Seledri dipanen setelah berumur 6 minggu sampai 4 bulan sejak ditanam.

Seledri berasal dari seledri liar yang tumbuh di Mediteranian dimana bijinya digunakan untuk pengobatan terutama peluruh urin (diuretik). Tangkai daunnya yang berdaging dan berair, rasanya renyah serta dapat dimakan mentah sebagai lalap sedangkan daunnya digunakan untuk penyedap sup. Seledri mentah rendah karbohidrat dan kalori tetapi merupakan sumber vitamin C, sodium dan serat. Akar seledri dikenal dengan nama celeriac, celery root atau celery knob karena bentuknya seperti ubi yang berukuran seperti bola kasti.

Kandungan Nutrisi dan Zat Berkhasiat Seledri

Seledri mengandung flavonoid (graveobioside A, graveobioside B, apiin dan apigenin), saponin, tanin 1%, minyak asiri 0.033% neocnidilide, coumarins, alpha-selinene, phenolic acid, glycolic acid, acetylenics, kolin, lipase, asparagin, asam folat, mineral (kalium, kalsium, fosfor, magnesium, sodium, silikon), vitamin (A, C, B1, B2, B6) dan serat.

Kandungan sodium pada seledri lebih tinggi dari kebanyakan tanaman lain, satu tangkai seledri mengandung sekitar 32 mg sodium, 104 mg kalium dan hanya 20 sebagai karbohidrat. Akar seledri mengandung asparagin, manit, zat pati, lendir, minyak asiri, pentosan, glutamin, tirosin, niasin, asam folat, vitamin (C, B6) dan mineral (kalium, fosfor, kalsium, magnesium).

Bijinya mengandung minyak esensial dengan komposisi utama limonene, beta-selinene, senyawa phthalide, sedanoid dan neocnidilid. Biji seledri juga mengandung flavonoid (graveobioside A dan B, apiin, apigenin, isoquercitrin), furocoumarins (bergapten, isoimperatorin, isopimpinelin) dan fatty oil (lemak). Biji seledri dapat digunakan sebagai penyedap masakan atau dibuat garam seledri. Minyak esensial yang dihasilkan dari biji seledri juga digunakan sebagai penyedap berbagai makanan termasuk minuman beralkohol maupun minuman tidak beralkohol.

Seledri berkhasiat tonik, memacu keluarnya enzim pencernaan, menurunkan tekanan darah, penghenti pendarahan, peluruh urin, peluruh haid, karminatif, mengeluarkan asam urat darah yang tinggi, pembersih darah, antikanker, antikejang dan memperbaiki fungsi hormon yang tergang. Senyawa acetylenics dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker sedangkan senyawa phenolic acid dapat menghambat kerja prostaglandin yang merangsang pertumbuhan sel tumor. Kandungan silikon pada seledri merupakan zat nutrisi yang penting untuk kesehatan tulang dan jaringan seperti perbaikan persendian, tulang, arteri dan jaringan ikat.

Akar seledri berkhasiat memacu keluarnya enzim pencernaan dan memperbanyak produksi urin. Bauh dan bijinya bermanfaat sebagai peluruh kencing, pereda kolik (antispasmodik), menurunkan kadar asam urat dalam darah, antirematik, peluruh kentut, peluruh haid, afrosidiak dan penenang.

Seledri bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi disertai pusing, muka merah dan sakit kepala (vertigo), memperbaiki kadar kolesterol tinggi, tungkai bengkak karena retensi cairan, masuk angin (berupa mual, kolik, diare), rematik sendi, pegal linu, asam urat. Seledri juga bermanfaat untuk mengatasi bronkhitis, batuk disertai rasa penuh di dada karena banyak dahak, mata kering, tidak nafsu makan, psoriasis, alergi, urin berdarah (hematuria) karena infeksi saluran kencing, keluhan menopause, darah haid berlebihan dan sebagai penyubur rambut.

Bagian yang dapat dikonsumsi yaitu bagian daun, tangkai, akar, biji dan minyak. Untuk penggunaan sehari-hari rebus 3-4 tangkai seledri lalu minum airnya dan seledrinya juga bisa dimakan. Bisa juga dijus, dibuat salad atau sup, hindari seledri yang sudah mengeluarkan biji karena rasanya pahit.

Untuk mеnurunkаn tekanan dаrаh tіnggі, саrа yang dianjurkan oleh Asian Fоlk Prасtіtіоnеrѕ уаіtu mengkonsumsi 3-5 tаngkаі ѕеlеdrі bеrіkut dаunnуа ѕеtіар hari, lalu hеntіkаn selama 3 minggu kеmudіаn ulangi lagi seperti sebelumnya.

Penelitian dan Fakta Seledri

1. Coumarins dapat mencegah kanker, meningkatkan aktivitas sel darah putih, menyehatkan pembuluh darah, menurunkan tekanan darah dan mengatasi migrain.

2. Seorang peneliti dari Cina memberikan seledri pada penderita hipertensi, hasilnya adalah turunnya tekanan darah secara signifikan pada 14 orang dari 16 orang penderita.

3. Alkaloid yang terkandung dalam biji seledri mempunyai efek sedatif dan antikonvulsan.

4. Minyak esensial pada seledri dapat menghambat perkembangan jamur seperti histoplasma capsulatum dan candida albicans.

5. DL-butylphthalide mempunyai khasiat antisyok, zat ini bekerja dengan cara melindungi jaringan otak agar tidak kekurangan oksigen dan meningkatkan metabolisme, juga menghambat pelepasan glutathione dari synaptosomes dan mempunyai efek pada cerebral ischemia.

6. Kandungan silikon merupakan zat nutrisi yang penting bagi kesehatan tulang berupa perbaikan persendian, tulang, arteri dan jaringan ikat sehingga bermanfaat bagi penyakit rematik sendi (osteoartritis, rheumatoid artritis dan gout).

7. Kandungan minyak asiri dalam seledri dapat mengiritasi ginjal sehingga penderita infeksi ginjal dilarang minum rebusan seledri.

8. Pada beberapa orang yang mengkonsumsi biji seledri bisa timbul reaksi alergi berupa radang kulit serta bagi wanita hamil juga harus berhati-hati saat mengkonsumsi biji seledri karena dapat menyebabkan kontraksi uterus.

9. Tangkai seledri mengandung senyawa yang disebut psoralens. Senyawa tersebut merupakan pestisida yang diproduksi seledri untuk melindungi tangkai dari serangan jamur. Bila tangkai berjamur kadar psoralens yang diproduksi semakin tinggi, zat ini menyebabkan sebagian orang menjadi sensitif terhadap cahaya matahari dan menyebabkan kulit terbakar, untuk menghindarinya cucilah seledri sampai bersih dengan air mengalir sebelum dikonsumsi.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Khasiat Seledri bagi Kesehatan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel