Khasiat Wortel bagi Kesehatan

Wortel memiliki nama ilmiah Daucus Carota dan merupakan akar tunggang yang membengkak menjadi umbi berdaging berwarna jingga. Ada lebih dari 100 varietas wortel yang bervariasi dalam ukuran dan warna seperti putih, kuning, ungu dan merah tua.

Wortel dipanen setelah berumur 60-90 hari. Bila terlambat dipanen, umbi wortel menjadi tua dan berserat kasar sehingga tidak enak untuk dimakan. Wortel mengandung lebih banyak gula dari sayuran lainnya. Wortel merupakan sumber provitamin A (beta-karoten), serat dan mengandung beragam senyawa kimia tumbuhan (fitokimia) yang dapat mencegah timbulnya kanker dan serangan jantung.

Kandungan Nutrisi dan Zat Berkhasiat Wortel

Wortel segar mengandung air, protein, karbohidrat, lemak, serat, abu, nutrisi antikanker, gula alami (fruktosa, sukrosa, dektrosa, laktosa dan maltosa), mineral (kalsium, fosfor, besi, kalium, natrium, magnesium, mangan, sulfur, tembaga, kromium, glutation), vitamin (A, B1, B6, C, E dan K), pektin, biotin, asam folat, carotenoids (beta-karoten, alfa karoten, lutein, likopen), phytofluene, umbeliferone, caffeic acid, chlorogenic acid, crallic acid, luteolin-7-glucoside, pyrrolidine serta asparagine.

1 buah wortel ukuran sedang mengandung sekitar 15.000 IU beta karoten. Beta karoten adalah antioksidan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, mencegah dan menekan pertumbuhan sel kanker, mencegah teroksidasinya asam lemak tidak jenuh ganda, menjaga kesehatan kulit dan menghambat proses penuaan. Kandungan beta karoten dan lutein yang tinggi pada wortel juga memperbaiki ketajaman penglihatan yang kurang pada malam hari (buta senja), melindungi mata dari degenerasi makula dan menekan perkembangan katarak senilis (katarak yang timbul pada usia lanjut). Bila tubuh membutuhkan vitamin A maka hati akan mengubah beta karoten menjadi 2 molekul vitamin A, diantara fungsi vitamin A yaitu mencegah buta senja, mempercepat penyembuhan luka dan mempersingkat sakit campak. Kandungan seratnya yang tinggi membuat wortel berkhasiat laktasif dan berguna untuk mengatasi sembelit.

Wortel rasanya manis, sifatnya netral dan astringen berkhasiat menerangkan penglihatan pada malam hari, antiseptik, antikanker, laktasif, antiradang dan antialergi. Wortel juga biasa dimanfaatkan untuk pengobatan tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol tinggi dalam darah, ASI sedikit, kanker (kanker pankreas, indung telur, ginjal, lambung dan paru), tukak lambung, hepatitis, mencegah stroke, rabun senja, mencegah terjadinya degenerasi makula yang menyebabkan kebutaan, badan lemas karena kadar gula darah rendah, diare, cacing kremi pada anak-anak, campak, cacar air, susah buang air besar, mencegah keracunan bahan kimia berbahaya seperti logam berat, tubuh bengkak karena retensi cairan, keracunan, meningkatkan daya tahan tubuh yang rendah, menghentikan kebiasaan merokok dan mencegah sesak napas.

Penelitian dan Fakta Wortel

1. Mеngkоnѕumѕі karoten tinggi dараt mеngurаngі resiko kаnkеr рауudаrа post-menopause sampai 20% dan реnurunаn kejadian kanker kаndung kеmіh, ѕеrvіkѕ, рrоѕtаt, kolon, lаrіng dan еѕоfаguѕ mеnсараі 50%.

2. Konsumsi jus wortel terlalu banyak dapat menyebabkan warna kulit menjadi kuning yang disebut carotenodermia. Segera hentikan minum jus wortel sampai warna kulit menjadi normal kembali. Kadang, carotenodermia tidak berhubungan langsung dengan banyaknya jus wortel yang diminum atau banyaknya mengkonsumsi suplemen beta karoten tetapi menunjukan adanya kekurangan faktor tertentu yang akan mengubah beta karoten menjadi vitamin A seperti zink, hormon tiroid, vitamin C atau protein.

3. Penelitian Brigham dan Womens Hospital, Boston mendapatkan bahwa wanita yang mengkonsumsi 4 batang wortel selama 5 kali seminggu menunjukan penurunan resiko kanker ovarium sebesar 54%.

4. Penelitian di Sweden pada 61.000 wanita yang mengkonsumsi antioksidan seperti wortel selama 4-6 kali seminggu dapat menurunkan resiko kanker ginjal sampai 54%.

5. Mengkonsumsi sejumlah besar (0.45-1kg) wortel setiap hari selama beberapa tahun akan menurunkan jumlah sel darah putih dan meredakan gangguan haid.

6. Penelitian di National Cancer Institute mendapatkan bahwa kanker paru lebih sering terjadi pada laki-laki yang kurang mengkonsumsi alfa karoten daripada yang mengkonsumsinya lebih banyak.

7. Daun wortel mengandung porfirin. Zat ini dapat merangsang kelenjar pituitari dan meningkatkan hormon seks.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Khasiat Wortel bagi Kesehatan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel